Cerita Islami: Ketika Suami Membuka Chat HP Istrinya, Inilah yang Terjadi.....???

Sebenarnya tanggung jawab pasangan yang sudah dirikan rumah tangga benar-benar besar. Si lelaki bakal memikul tanggung jawab sebagai suami untuk menghidupi keluarga, kerja siang malam tanpa ada kenal capek. Pada saat sang isteri bakal memperingan beban suami dengan melindungi anak, melayani suami serta ada pula yang bekerja untuk mendukung keperluan keluarga.

https://cdn.tmpo.co/data/2011/11/03/id_95560/95560_620.jpg

Namun, dalam aktivitas sesehari kerapkali kita terasa pasangan kita belum mengerti seutuhnya fungsi semasing. Hingga sebagian pertikaian kecil kerap berjalan. Seperti kejadian ini, seorang suami terasa sangsi dengan isterinya disaat tak memperoleh layanan seperti umum waktu ia pulang kerja.

Waktu hari saat siang, istri saya kirim pesan, bertanya saya telah makan siang atau belum. Serta jawaban saya umumnya sama, " Papa tak makan, tadi sarapan kekenyangan ". Dari jawaban itu saya memang mengharapkan dia bakal masak dirumah, dikarenakan saya tdk makan siang pasti juga kelaparan waktu pulang.

Malampun tiba, serta saya pulang ke rumah. Selama perjalanan tadi saya telah mengharapkan makanan istri bisa sebagai obat perasaan capek sesudah bekerja di kantor seharian. Tetapi apa yang saya dapatkan di meja makan tidaklah sesuai sama harapan, nasi masihlah tak terhidang. Laukpun masihlah didalam periuk. Ga ada minuman hangat yang dapat beri kesegaran tubuh.

Dahulu ia tak pernah seperti ini. Tapi saat ini, hmm.., entahlah. Tidak mau berantem, sayapun menyendok nasi sendiri, mengambil lauk serta sayuran yang telah ia siapkan dari dapur dan bikin teh panas.

Waktu usai makan, saya menemuinya lagi tengah tiduran di sofa. Lantas saya memberi teguran,

 " Bunda, Bapak ingin menanyakan.. "
 " Ya Bapak, ada apa? "
 " Seingat Bapak tadi Bunda bertanya apakah Bunda telah makan atau belum tengah hari tadi. Tetapi waktu Bapak hingga di rumah, bunda tak buat persiapan hidangan di meja makan untuk Bapak. Bapak sudah capek saat


pulang kerja, sepatutnya tolonglah sendokkan nasi, sediakan lauknya serta buatkan minum hangat untuk papa.. "

Dia cuma tunduk. Berwajah nampak sedih. Serta sebagian waktu lalu dengan mata yang berkaca-kaca ia mohon maaf, ia terasa bersalah lantaran tidak lakukan keharusan seorang istri yang baik. Besok ia berjanji akan tidak mengulanginya lagi.

Malam itu, ia tidur lebih awal. Kepalanya merasa berat tuturnya. Sesaat saya masih tetap belum mengantuk. Iseng-iseng saya bermain-main di hp istri saya. Mendadak saya penasaran apa sajakah yang istri kerjakan dengan hpnya, apakah ia sangat repot chatting hingga melupakan kewajibannya? Saya lantas mengecek aplikasi chat kepunyaannya, terlihat cuma ada satu pembicaraan aktif, yakni dengan saya. Ya Allah, saya telah salah menduganya. Hati sayapun tergerak untuk lihat kembali pembicaraan saya serta istri saya.

Satu persatu saya baca kembali pesan-pesan yang ia kirimkan. Mungkin saja Allah bakal menyadarkan kalau saya salah dalam 'menghukum' istri, Allah memerlihatkan kembali pesan istri saya sebelumnya siang itu. Berisi seperti ini :

 " Bapak.. Anak-anak bandel nih, keduanya tidak ingin mandi, bunda mesti menguber mereka ke sana-sini. Bila pernah nanti bunda masak buat bapak ya.. "

 " Bapak.. Lengan kanan bunda kok sakit sekali ya. Diangkat saja tak dapat. Dari semalam seperti ini. Salah tidur mungkin saja.. "

 " Bapak.. Kepala bunda berdenyut. Mungkin saja lantaran kurang tidur "

 " Bapak.. Kakak menangis lantaran digigit adik kakak, lantas kakak menarik rambut adik sampai turut menangis. Haduh.. pusing deh.. "

 " Bapak.. selepas membersihkan serta menjemur pakaian kelak bunda bakal memasak untuk bapak.. "

 " Bapak.. bila bapak sukai, sore ini tolong belikan susu kental ya. Bunda ingin buatin puding buat bapak.. "

 " Bapak.. InsyaAllah Bunda masakkan kari untuk Bapak pulang kelak. Saat ini tengah nemenin anak-anak mewarna.. "

Allahurabbi... Mengapa saya jadi buta seperti ini. Tidakkah sebelumnya itu ia telah bercerita kepadaku begitu ia repot mengurusi tempat tinggal serta anak-anak. Namun sesibuk-sibuknyapun, ia masihlah dapat memerhatikanku di kantor bahkan juga memasak makanan kesukaanku.

 " Ya Allah, maafkanlah saya serta rahmatilah dia.. "

Dalam hangatnya air mata yang menetes di pipi, saya mencium dahinya serta kirim satu pesan :

 " Terima kasih sayang, maafkanlah Bapak "

 (sumber : cintaislami. com)
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Cerita Islami: Ketika Suami Membuka Chat HP Istrinya, Inilah yang Terjadi.....???"