HARI ini 1 Juni 2016, bertepatan dengan lahirnya Pancasila. Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.
Berdasarkan pemaparan seorang pakar sekaligus motivator Emosional Spiritual Quotient (ESQ) melalui laman facebooknya, Pancasila digagas berdasarkan idealisme Al-Quran. Penjelasannya sebagai berikut:
- Ketuhanan yang Maha Esa, didasarkan pada surat Al-Ikhlas ayat 1: Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, didasarkan pada surat An-Nisaa ayat 135: Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.
- Persatuan Indonesia, didasarkan pada surat Al-Hujuraat ayat 13: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
- Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, didasarkan pada surat Asy-Syuura ayat 38: Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.
- Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, didasarkan pada surat An-Nahl ayat 90: Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
Penulis disini tidak bermaksud menelanjangi kekurangan dasar Negara kita. Tidak pula bermaksud mendebatnya. Namun hendak mengajak kita semua, para Muslim untuk merenungkan kembali firman Allah sebagai berikut:

0 Komentar untuk "SUBHANALLAH !!!!! AL-QURAN PARIPURNA YANG SEDIKIT MENDAPAT TEMPAT DI BUMI PANCASILA….. TOLONG SHARE YA.."