Okezonetrend.com - Periode
menstruasi yang tidak juga datang, atau istilah medisnya disebut dengan
amenorea, kerap dikaitkan dengan tanda-tanda kehamilan. Namun pada sisi yang
lain, kondisi amenorea bisa muncul jika kamu terkena penyakit-penyakit
tertentu.
Selain
tanda-tanda kepada kehamilan, biasanya ketidakhadiran menstruasi terjadi pada
wanita yang akan menyusui atau akan mengalami menopause. Ketiga kondisi
tersebut adalah normal, biasa disebut juga dengan amenorea alami. Faktor umum
yang berkontribusi terhadap terjadinya amenorea sendiri, antara lain
ketidakstabilan hormon, konsumsi pil kontrasepsi, serta konsumsi obat-obatan
untuk penyakit kanker, psikosis, dan skizofrenia.Kondisi
tidak menstruasi atau amenorea dibagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder.
Amenorea primer tidak adanya menstruasi sama sekali setelah menginjak usia 15
tahun. Sementara itu, amenorea sekunder ditandai dengan pernah menstruasi
sebelumnya, lalu tidak menstruasi selama enam bulan atau lebih secara
berturut-turut. Selain penyebab alami (kehamilan, menyusui, dan menopause),
penyebab kondisi amenorea antara lain:
Kontrasepsi
dan obat
Alat
kontrasepsi, baik yang disuntik, ditanam, maupun pil yang diminum, dapat
menyebabkan kondisi amenorea pada sebagian wanita. Dibutuhkan waktu agar
ovulasi dan menstruasi kembali normal setelah berhenti mengonsumsi pil
kontrasepsi. Selain itu, beberapa jenis obat-obatan juga dapat menghentikan
siklus menstruasi, misalnya obat kemoterapi untuk kanker, obat antidepresan,
obat antipsikotik, obat alergi, serta obat tekanan darah.
Hormon
tidak seimbang
Hormon
yang tidak seimbang bisa disebabkan oleh sindrom polikistik ovarium, malafungsi
kelenjar tiroid, serta menopause prematur. Selain itu, kondisi medis yang
mendasari ketidakseimbangan hormon dapat berupa adanya tumor kelenjar pituitari
yang terletak di bawah otak. Tumor ini bisa mengganggu siklus menstruasimu.
Faktor
gaya hidup
Misalnya
berat badan rendah sehingga mengganggu fungsi hormon di dalam tubuhmu yang pada
akhirnya berpotensi menghentikan ovulasi atau masa subur. Berhentinya
menstruasi dapat terjadi karena perubahan hormon secara abnormal pada wanita
yang mengalami gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia.
Stres
juga bisa mengganggu fungsi otak yang bertugas mengendalikan hormon pengatur
siklus menstruasi. Sebagai hasilnya, menstruasimu akan terhenti. Selain itu,
berolahraga terlalu berlebihan juga bisa mengganggu siklus menstruasimu.
Cacat
lahir
Amenorea
primer bisa terjadi pada perempuan yang mengalami cacat lahir dengan bentuk
organ genital atau panggul, yang meliputi:
- Hymen atau selaput dara yang tidak memiliki bukaan.
- Sumbatan atau penyempitan leher rahim (serviks).
- Adanya septum vagina, yaitu pembatas yang membagi vagina menjadi dua bagian.
- Tidak memiliki rahim ataupun vagina.
Penanganan
amenorea bisa berbeda-beda pada tiap orang tergantung pada penyebab yang
mendasarinya. Pil kontrasepsi atau terapi hormon lain dapat mengembalikan
siklus menstruasi pada sebagian kasus. Sebagai contohnya pada kasus
ketidakseimbangan hormon sebagai penyebab paling umum amenorea sekunder.
Seperti
yang telah disebutkan, kamu lebih mungkin mengalami amenorea jika obesitas atau
sebaliknya, lemak tubuh sangat rendah, ataupun penurunan berat badan signifikan
secara tiba-tiba, misalnya akibat diet ketat atau setelah operasi bypass
lambung. Jika amenorea disebabkan oleh gangguan makan, seperti anoreksia, maka diperlukan
penanganan agar berat badanmu kembali normal. Menstruasi biasanya kembali
muncul saat intensitas latihan dikurangi pada wanita yang mengalami amenorea
yang disebabkan terlalu banyak latihan.
Pengobatan
amenorea yang disebabkan oleh cacat lahir mungkin akan membutuhkan operasi,
obat hormon, atau keduanya. Sementara itu, amenorea yang disebabkan oleh adanya
tumor di otak dapat melibatkan pengobatan berupa pengangkatan tumor bila
diperlukan, obat-obatan untuk menyusutkan ukuran tumor, maupun terapi radiasi
yang hanya dilakukan bila langkah sebelumnya tidak berhasil.
Periksakan
Kondisimu
Lakukan
pemeriksaan ke dokter obstetri dan ginekologi bila kamu belum juga menstruasi
di usia 15 tahun ke atas atau kamu sudah pernah menstruasi, tapi siklus haid
berhenti selama tiga bulan berturut-turut, terlebih lagi disertai gejala-gejala
berikut:
- Sakit panggul
- Sakit kepala
- Kekeringan vagina
- Perubahan suara
- Perubahan ukuran payudara
- Keluar cairan dari payudara seperti susu
- Jerawat dan meningkatnya pertumbuhan rambut seperti laki-laki, atau sebaliknya, mengalami kerontokan
- Meningkat atau menurunnya berat badan secara drastisu
Dokter
biasanya melakukan pemeriksaan fisik yang mencakup pemeriksaan panggul dan
pemeriksaan kehamilan, serta tes darah untuk mengetahui kadar hormon dalam
tubuh. Tes pencitraan dengan ultrasonografi, CT scan, ataupun MRI juga mungkin
diperlukan.

0 Komentar untuk "PERLU ANDA KETAHUI BAGI PARA LEDIES, KETIKA DATANG BULAN TIDAK KUNJUNG TIBA, KEMUNGKINANNYA BUKAN BERARTI HAMIL?????"