Fenomena mencela para sahabat dalam ajaran Syi’ah sepertinya telah bukan isapan jempol. Dalam literatur klasik mereka bisa dengan mudah ditemukan bebrapa kisah pelecehan serta penghinaan kepada para sahabat termasuk di antaranya yaitu Aisyah Ummul Mukminin.
Hasan Syahatah, Pelaknat Ummul Mukminin Aisyah yang tewas mengenaskan. Jasadnya tidak diterima oleh masyarakat.
Di Mesir ada sosok yang bernama Hasan Shahatah (10 November 1946 – 24 April 2016). Menurut pengakuannya, sejak kecil orang tuanya telah mengenalkan kepemimpinan Ali bin Abi Thalib. Keluarganya termasuk penganut Syi’ah hanya saja masih menganutnya secara taqiyah. Adapun Hasan Syahatah mengumumkan kesyi’ahannya pada tahun 1996. Dalam ceramah-ceramahnya telah mulai menyeru kepada paham Syi’ah serta telah berani menghujat para sahabat yang mulia.
Di antara sahabat yang dihujat, dicaci serta dilaknat adalah Abu Bakar, Umar bin Khaththtab, Utsman bin Affan serta para sahabat lainnya yang termasuk dalam kategori sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga. Bahkan dengan berani dia pun melaknat Aisyah istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Dengan sikapnya yang arogan dalam melecehkan serta melaknat para sahabat yang mulia. Maka salah seorang yang bernama Abu Masyari menantangnya untuk melakukan mubahalah berkaitan dengan tuduhannya terhadap Aisyah Ummul Mukminin.
Dalam mubahalahnya, Abu Masyarai di hadapan Hasan Syahatah menyatakan : “Dalam rangka membela kehormatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, saya tidak ada masalah jika saya harus mati. Saya keluar atas daya serta kekuatan Allah. Begitu juga saya masuk kepada daya serta kekuatan Allah. Aisyah Ummul Mukminin yaitu sosok yang telah diridhai Allah serta Rasul-Nya. Beliau bukan sosok yang kriminal (mujrimah), bukan sosok yang fasik (fasiqah), bukan sosok munafiq (munafiqah). Serta anda, Hasan Syahatah adalah seorang yang fajir, fasiq serta munafiq. Jika saya yang berdusta maka pasti Allah akan melaknatku”.
Kemudian Hasan Syahatah menjawab tantangan mubahalah itu dengan menyatakan : Saya keluar atas daya serta kekuatan Allah serta saya masuk pada daya serta kekuatan Allah. Saya menyatakan bahwa Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu seorang yang fasiq (fasiqah), kriminal (mujrimah), menentang Allah serta RasulNya, menyakiti keluarga Nabi serta sudah membunuh kaum muslimin secara dzalim. Jadi baginya laknat Allah baik di dunia maupun akhirat serta bagiku laknat Allah bila saya yang berdusta.
Apa yang terjadi setelah mubahalah? Tidak lama dari peristiwa mubahalah, Hasan Syahatah dirundung beragam penyakit. Seperti dituturkan Abu Masyari dalam
televisi
canel Al Hikmah. Pada hari Ahadketika Hasan Syahatah mengunjungi desa Abu Muslim di Provinsi Giza dalam rangka merayakan hari kelahiran Imam yang kedua belas yaitu Imam Mahdi. Dalam acara tersebut juga diadakan acara nikah mut’ah massal seperti yang dituturkan warga setempat.
Lewat cara yang baik-baik, warga memohon supaya acara itu dibubarkan. Tetapi kelompok syi’ah melakukan tindakan arogan hingga menyulut emosi warga. Dalam momen itu sosok pencela serta pelaknat Aisyah Umul Mukminin beserta dua saudaranya serta satu diantara pengawalnya mati dalam kondisi terhina. Diluar itu, warga juga menampik penguburan Hasan Syahatah di kuburan golongan muslimin.
Dengan hal tersebut, Hasan Syahatah sudah binasa serta ini adalah sisi dari jawaban Allah atas mubahalah yang dikerjakannya. Momen ini telah semestinya jadikan pelajaran untuk kelompok Syi’ah untuk berhenti dari mencemooh beberapa teman dekat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tetapi ironisnya kelompok Syi’ah bukannya sadar serta kembali pada pangkuan Islam. Malah mereka memberi gelar as syahid pada sosok penghina istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Hasan Syahatah, Pelaknat Ummul Mukminin Aisyah yang tewas mengenaskan. Jasadnya tak di terima oleh orang-orang.
Hasan Syahatah, Pelaknat Ummul Mukminin Aisyah yang tewas mengenaskan. Jasadnya tak di terima oleh orang-orang.
Allah sudah meridhai Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha serta sudah turunkan ayat terkait dengan terbebasnya beliau dari tuduhan keji. Jadi untuk kelompok yang masihlah sukai mencemooh Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebaiknya merenungkan firman Allah dalam An Nur ayat 11 ;
Sebenarnya beberapa orang yang membawa berita yang sangat dusta itu adalah segolongan dari kelompok anda jangan sampai anda menganggap (berita yang dusta) itu jelek untuk anda, bahkan juga ia baik untuk anda. Masing-masing seseorang diantara mereka bakal mendapatkan hukuman sebanding dengan kekeliruan yang dikerjakannya itu, serta orang yang mengambil bahagian besar dalam menyiarkannya diantara mereka, bakal mendapatkan seksa yang besar (didunia serta di akhirat).
Serta pikirkan juga firman-Nya dalam Surat al Baqarah ayat 39 :
“Dan beberapa orang kafir yang mendustakan ayat-ayat info Kami, mereka itu adalah pakar neraka, mereka abadi di dalamnya. ”
Beberapa pencela teman dekat serta Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti Hasan Syahatah sudah hancur serta binasa, jadi kita menanti kehancuran beberapa pencela yang lain seperti gembong Syi’ah yang datang dari Kuwait Yasir al Habib serta beberapa orang yang semacamnya.
http://www.kabarinformasi.com/2016/04/astagfirullah-dengan-mubahalah-menghina.html
0 Komentar untuk "ASTAGFIRULLAH...!!! DENGAN MUBAHALAH MENGHINA AISYAH ISTRI NABI YANG DILAKNAT TEWAS MENGENASKAN?? YANG MENGEJUTKAN LAGI ADALAH......."